Berita  

Bazar Ramadan TK Al-Furqon Jajag: Wujud Edukasi Kewirausahaan dan Kepedulian Sosial

banner 120x600

Wali murid saat menggelar dagangan di pasar Ramadhan/Foto Pojoketane.web.id/ Siti Kundariyati.

BANYUWANGI,Pojoketane.web.id Taman Kanak – kanak (TK) Al-Furqon Jajag menggelar kegiatan bazar Ramadan di depan Musholla Al-Hidayah, Dusun Petahunan, Desa Jajag, pada Jumat (27/2/26).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, dengan menghadirkan aneka jajanan dan menu berbuka puasa hasil kreasi para wali murid.

Bazar Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang penguatan silaturahmi antara pihak sekolah dan masyarakat, tetapi juga sebagai sarana edukasi kewirausahaan serta penguatan nilai kepedulian sosial. 

Sebagian hasil penjualan dalam kegiatan tersebut akan disalurkan untuk kegiatan bakti sosial.

Kepala TK Al-Furqon Jajag, Nur Istiqomah, menyampaikan bahwa bazar Ramadan merupakan program tahunan sekolah yang bertujuan menumbuhkan semangat kepedulian sejak dini kepada para peserta didik.

“Kegiatan bazar Ramadan ini menjadi momentum untuk melibatkan wali murid dalam aktivitas positif yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Selain melatih semangat kewirausahaan, sebagian hasil penjualan juga kami alokasikan untuk kegiatan bakti sosial sehingga anak-anak belajar tentang pentingnya berbagi,”Ungkapnya.

Beragam produk yang ditawarkan dalam bazar tersebut meliputi jajanan tradisional, kue basah, makanan ringan, hingga paket menu berbuka puasa. 

Seluruh produk merupakan hasil kreativitas para wali murid yang secara sukarela berpartisipasi menyukseskan kegiatan.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Sejumlah pengunjung memadati stan penjualan untuk membeli takjil dan menu berbuka puasa.

Lokasi bazar yang berada di tepi jalan raya turut memudahkan akses masyarakat sekitar untuk berbelanja.

Nur Istiqomah menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat melihat secara langsung proses jual beli dan kerja sama antara orang tua dan sekolah. 

Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan gotong royong menjadi pembelajaran yang nyata,”Jelasnya.

Pihak sekolah berharap kegiatan bazar Ramadan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan partisipasi yang lebih luas, sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar semakin besar.

 

Penulis: SITI KUNDARIYATIEditor: Siswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *