BANYUWANGI,Pojoketane.web.id – Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, memimpin langsung upacara penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada anggota Polri di lingkungan Polresta Banyuwangi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Mako Polresta Banyuwangi, upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono serta pejabat utama Polresta Banyuwangi, para perwira, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) Polri.
Penganugerahan Satyalancana Pengabdian ini diberikan kepada sejumlah anggota Polri yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa cela dalam melaksanakan tugas kepolisian selama kurun waktu tertentu.
Sebanyak 72 personel Polresta Banyuwangi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian, dengan rincian 5 personel masa dinas 32 tahun, 25 personel masa dinas 24 tahun, 13 personel masa dinas 16 tahun, dan 29 personel masa dinas 8 tahun.
Dalam amanatnya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan bahwa Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian merupakan bentuk apresiasi negara atas pengabdian dan jasa anggota Polri yang telah bertugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan integritas.
Kapolresta Banyuwangi juga menekankan pentingnya menjaga martabat diri dan institusi, salah satunya melalui kerapian dan kedisiplinan dalam berseragam,”Kata, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan.
“Negara telah memberikan penghargaan tertinggi kepada rekan-rekan. Maka hormatilah dan hargai diri sendiri, dimulai dari cara berseragam, berbicara, dan bertingkah laku,”tegasnya.
Kapolresta turut mengingatkan filosofi Jawa “Ajining diri soko lati, ajining rogo soko busono, ajining awak soko tumindak”, yang bermakna bahwa kehormatan seseorang dinilai dari ucapan, penampilan, dan perbuatannya.

Menurutnya, seragam Polri bukan sekadar pakaian dinas, melainkan simbol kewibawaan negara yang harus dijaga dan dihormati.
Lebih lanjut, Kapolresta memberikan peringatan keras agar seluruh personel tidak mengkhianati institusi Polri demi kepentingan pribadi, kelompok, maupun keuntungan materi yang melanggar hukum dan menekankan pentingnya loyalitas dan integritas sebagai wujud pengabdian kepada negara dan masyarakat.
“Jangan sampai karena kepentingan sesaat, rekan-rekan mengkhianati institusi yang telah membesarkan dan menjadi sandaran hidup keluarga,”ujarnya.
Kapolresta juga mengajak seluruh anggota untuk selalu bersyukur dan melakukan introspeksi diri, serta menjadikan penghargaan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian.
Menutup amanatnya, Kapolresta menegaskan komitmennya untuk memberikan teladan dan meminta seluruh pimpinan satuan kerja bertanggung jawab penuh terhadap pembinaan anggotanya, demi menjaga nama baik institusi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian.
Kapolresta berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polresta Banyuwangi untuk terus bekerja secara profesional, jujur, dan disiplin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”Pungkasnya.














