NGAWI,Pojoketane.web.id – Polda Jawa Timur melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi melakukan pemetaan daerah rawan kecelakaan lalu lintas atau blackspot, troublespot, serta wilayah rawan bencana di Kabupaten Ngawi.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat.
Pemetaan dilakukan dengan mengidentifikasi sejumlah titik yang kerap terjadi kecelakaan, hambatan lalu lintas, serta lokasi yang berpotensi terdampak bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Kasubdit Kamsel pada Ditlantas Polda Jatim, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
“Kami lakukan pemetaan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas terlebih ini menjelang Ramadhan yang mana mobilitas masyarakat juga meningkat,”ujar AKBP Edith, Senen (2/2/26).
Selain itu jalur – jalur yang rawan baik kecelakaan maupun bencana alam dapat diantisipasi dengan tindakan dari kepolisian demi keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat, terlebih menjelang Ramadhan dan Idul Fitri“Kata, AKBP Edith.
Sedangkan jalur yang menjadi atensi Ditlantas Polda Jatim di wilayah hukum Polres Ngawi antara lain sepanjang ruas Jalan Ngawi – Caruban.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika, menambahkan pemetaan ini sekaligus sebagai persiapan pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Bahkan lokasi itu sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat beberapa faktor, karena ini kawasan industri dan kondisi jalannya terlalu padat kendaraan lalu lintas.
Selain itu, jam-jam tertentu dan tingginya volume kendaraan akibat aktivitas keluar masuk karyawan pabrik, Satlantas Polres Ngawi mengambil langkah dan berbagai upaya pencegahan,”kata AKP Yuliana.
Langkah – langkah yang diambil Satlantas Polres Ngawi tersebut, akan segera penambahan dan optimalisasi rambu-rambu lalu lintas, peningkatan patroli pada jam rawan, serta pelaksanaan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengatakan, pemetaan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Dengan pemetaan yang akurat dan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Ngawi dapat ditekan dan masyarakat dapat berkendara dengan aman, tertib dan lancar”Pungkas, Kapolres Ngawi.














