BANYUWANGI,iNewsSurabaya.id – Ujung selatan Kabupaten Banyuwangi menyimpan sebuah mutiara wisata alam yang masih alami dan belum banyak tersentuh, yakni Pantai Muara Baduk.
Destinasi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai keindahan alam dan suasana pantai yang tenang,
Pantai Muara Baduk dapat ditempuh dari pusat Kota Banyuwangi dengan waktu perjalanan sekitar dua hingga dua setengah jam menggunakan kendaraan bermotor.
Meski jaraknya cukup jauh, perjalanan menuju lokasi akan terbayar dengan panorama alam yang masih asri dan alami.
Akses menuju Pantai Muara Baduk terbilang cukup mudah. Rute yang dilalui sama seperti arah menuju Pantai Teluk Ijo, salah satu destinasi wisata populer di Banyuwangi.
Kondisi jalan sebagian besar sudah memadai, meskipun pengunjung tetap disarankan menggunakan kendaraan yang prima.
Sesampainya di lokasi, wisatawan akan disuguhi pemandangan muara sungai yang berpadu dengan hamparan pasir pantai serta deburan ombak.
Keindahan alam yang masih terjaga menjadikan Pantai Muara Baduk sebagai destinasi potensial untuk dikembangkan sebagai wisata unggulan di Banyuwangi bagian selatan.
Dengan pesona alam yang dimilikinya, Pantai Muara Baduk diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Kepala Desa Sarongan, Gunoto, saat dihubungi melalui telephone oleh Pojoketane.web.id membenarkan bahwa wisata muara baduk ini terus ada peningkatan serta perkembangan.
Selain itu, kawasan ini memiliki keindahan alam yang khas dan nilai ekologis yang tinggi, sehingga perlu dikelola secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Kami berharap pengembangan wisata Muara Baduk tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal, khususnya melalui keterlibatan UMKM dan kelompok sadar wisata.
Dengan dukungan semua pihak, kami optimis wisata Muara Baduk dapat berkembang menjadi destinasi yang membanggakan bagi Desa Sarongan dan Kabupaten Banyuwangi,”Pungkasnya.














