BANYUWANGI,PojokEtane.web.id – Kondisi cuaca ekstrem yang melanda kawasan hutan RPH Kalipait, BKPH Blambangan, KPH Banyuwangi Selatan, berdampak serius terhadap aktivitas lapangan.
Curah hujan tinggi disertai angin kencang menyebabkan jalan masuk hutan mengalami kerusakan parah, sehingga menyulitkan mobilitas petugas dan angkutan hasil hutan.
Meski demikian, kegiatan tebangan di wilayah RPH Kalipait, BKPH Blambangan, KPH Banyuwangi Selatan tetap terus dilaksanakan.
Hingga saat ini, hasil tebangan tercatat mencapai 413 kubikasi, dengan volume kayu pohon sebesar 172 meter kubik (M³).
Capaian tersebut menunjukkan komitmen petugas lapangan dalam menjalankan target produksi di tengah kondisi alam yang kurang mendukung.
Mantri RPH Kalipait, Suhono menyampaikan harapannya agar cuaca segera membaik. Menurutnya,
kondisi cuaca yang cerah sangat dibutuhkan agar pekerjaan tebangan dapat dilakukan secara maksimal, aman, dan lebih efisien.

“Kami berharap cuaca segera cerah sehingga seluruh kegiatan tebangan dan pengangkutan kayu dapat berjalan lancar dan optimal,”ujarnya.
Mengenai kondisi jalan masuk hutan agar kegiatan tebangan serta pengangkutan kayu hasil tebangan dapat berjalan lancar dan optimal masih diupayakan,”Ungkapnya.
Pihak BKPH Blambangan terus memantau situasi cuaca dan kondisi akses jalan guna memastikan keselamatan kerja serta kelancaran operasional di lapangan,”Pungkasnya.














